adequacy

Penampilan Annisa Pohan Menjadi Sorotan – Usai kongres khusus (KLB) yang digelar pekan lalu di Bolangit Barat, Deli Sedan, Sumatera Utara, kisruh di lingkungan Partai Demokrat makin marak. Kubu Argus Harimurty Yudhoyono (AHY) disebut KLB tidak sah.

Penampilan Annisa Pohan Menjadi Sorotan

adequacy – Segala macam dukungan ditujukan kepada Susilo Bambang Yudhoyono, presiden keenam Republik Indonesia. Termasuk istrinya Anissa Bonn melalui akun media sosialnya, mantan model dan aktris ini kerap memberikan berbagai dukungan kepada suaminya. Kali ini, Annisa juga mengajak sang suami live di Instagram untuk menjelaskan acara mereka hari itu.

“Hari ini Insya Allah mau doa bersama lintas agama dan menghadirkan para tokoh agama Islam, Kristen, Katholik, Hindu, Buddha, dan Konghucu. Banyak harapan dari AHY kepada Indonesia yang diterpa krisis pada pandemi covid 19 ini, serta dia berharap konflik dari partai internalnya bisa segera diselesaikan serta mendapatkan keadilan.

Namun, ada beberapa hal yang membuat netizen mengalihkan perhatian, yakni melihat penampilan mantan gadis sampul yang sangat anggun dan khas. Saat itu, Annisa mengenakan jubah biru dan sorban khas Partai Demokrat.

Baca Juga :  Avril Lavigne Yang di Usia Muda Sukses Mendapatkan Ketenaran

Ada logo besar Partai Demokrat di jilbabnya. Wanita berusia 39 tahun itu juga mematuhi peraturan kesehatan dan mengenakan topeng biru yang sewarna dengan pakaian dan jilbabnya. Melihat cantiknya Anissa dalam sorban, netizen mendadak heboh. Banyak orang menyarankan agar Annisa tetap memakai jilbabnya.

Siapakan Annisa Pohan?

Hj Annisa Larasati Pohan, S.E., M.M. atau lebih dikenal dengan Annisa Pohan yang lahir di Boston, AS, 20 November 1981 adalah model, aktor dan pembawa acara Indonesia keturunan Batak di Sumatera Utara. Karir modelingnya dimulai pada pemilihan Sampul GADIS 1997 untuk tempat ketiga. Ia adalah putri bankir Indonesia Aulia Tantowi Pohan dan menantu Susilo Bambang Yudhoyono, presiden keenam Republik Indonesia.

Perjalanan Karir

Dia memenangkan pemilihan umum “Shampo Girl” 2001. Sebelumnya, dia adalah finalis pada final GADIS Cover 1997. Kedua juara yang ia menangkan tersebut membawa gadis setinggi 164 cm itu ke panggung selebritis. Dia segera dipekerjakan sebagai model periklanan. Annisa memasuki dunia penyiaran tidak hanya sebagai model, tetapi juga sebagai penyiar OZ Radio Bandung. Ia juga merupakan tuan rumah turnamen Bundesliga RCTI. Ia juga putri kedua dari Deputi Gubernur BI, Aulia Pohan.

Kehidupan Pribadi

Annisa Larasati Pohan adalah anak kedua dari tiga bersaudara dan anak tunggal, ayah Aulia Pohan berasal dari provinsi Sumatera Utara sedangkan ibu Mulyaningsih sendiri berasal dari Jawa Timur. sang Ayah dari Aulia Pohan, merupakan mantan dari Deputi Gubernur di Bank Indonesia. Lahir di Boston, Massachusetts, AS, dan bekerja dengan ayahnya di wilayah Tokyo, Jepang dan beberapa tahun menetap disana. Akhirnya dia memutuskan untuk tinggal di Jakarta dan mulai mengenyam pendidikan sekolah dasar serta berhasil lulus dari SMU 70 Bulungan. Memperoleh gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Padjadjaran Bandung. Saat ini Annisa sedang menempuh pendidikan magister manajemen dari Universitas Indonesia.

Banyak pengalaman yang sudah didapatkan, yaitu dari GADIS majalan populer saat itu dan menjadi Sampul pada tahun 1997, iklan dari Gadis tiara dari brand sampo sunsilk pada tahun tahun 2001, menjadi penyiar di stasiun radio OZ 103.1FM, Bandung, model iklan, menjadi Presenter di siaran Sport RCTI, penampilannya di Bundesliga, La Liga, Celebrity Jam, Weekend Good Morning serta program hiburan lainnya. , serta berbagai aktivitas MC. Annisa mendapatkan kesempatan untuk menjadi brand ambassador dari berbagai produk seperti Alleira Batik serta Blackberry.

Pada awal bulan Juli tahun 2005, ia berjodoh dan memutuskan menikah dengan Perwira Angkatan Darat Agus Harimurti Yudhoyono, yang juga merupakan putra tertua Susilo Bambang Yudhoyono, presiden keenam Indonesia. Setelah menikah dengan Annisa, dia menghentikan sementara pekerjaan modelingnya karena dia mengikuti suaminya, yang menerima gelar master satu tahun di Nanyang Technological University pada 2005. Ia kemudian kembali ke Indonesia pada tahun 2006 dan aktif sebagai istri prajurit di organisasi Kartika Chandra Kirana Persit. Pada 17 Agustus 2008, bertepatan dengan Hari Kemerdekaan ke-63, Annisa melahirkan seorang bayi perempuan bernama Almira Tunggadewi Yudhoyono melalui operasi caesar.

Annisa Pohan merupakan pendiri Yayasan yang bernama Tunggadewi yang berdedikasi pada kepedulian terhadap perempuan dan anak. Yayasan Tunggadewi sendiri berdiri pada tahun 2009 yang memiliki situs (www.tunggadewifoundation.org) dan telah berhasil mendirikan pusat belajar informal gratis untuk anak-anak dan ibunya, termasuk Rumah Pintar dan Jendela Dunia.

Pada tahun 2009, Annisa mengikuti suaminya ke Amerika Serikat, saat itu suaminya menerima gelar master dalam administrasi publik dari John F. Kennedy School of Government di Harvard University di Massachusetts, dan kursus karir kapten di Fort Benning. Pada Januari 2011, Annisa dan keluarganya kembali ke Indonesia.

Setelah kembali ke Indonesia, Anisa mendaftar di tahun yang sama pada tahun 2011 dan diterima di Universitas Indonesia (MMUI) sebagai mahasiswa magister manajemen. Annisa menyelesaikan studi pascasarjana selama 18 bulan dan memperoleh gelar Magister Manajemen (MM) dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,98, sehingga ia meraih gelar SUMMA CUM LAUDE.

Biografi Sang Suami, Agus Harimurti Yudhoyono

Mayor Inf. Purn. H. Agus Harimurti Yudhoyono, M.Sc., M.P.A., M.A. atau yang biasa dipanggil disapa AHY merupakan Direktur Eksekutif dari The Yudhoyono Institute (TYI) serta menjadi pendiri dari AHY Foundation. Sebelumnya, ia menjabat sebagai prajurit profesional TNI selama 16 tahun. AHY menjadi lulusan terbaik Akademi Militer tahun 2000 dan meraih Penghargaan Presiden Republik Indonesia Bintang Adi Makayasa.

Saat bertugas menjadi tentara Indonesia, AHY melaksanakan tugas memulihkan keamanan di Aceh pada tahun 2002, dan melakukan operasi penjaga perdamaian PBB di Lebanon pada tahun 2006. Ia juga salah satu pendiri Universitas Pertahanan Nasional Indonesia. Pada 2015, AHY mengepalai departemen keamanan di ibu kota dan menjabat sebagai Komandan Batalyon Infantri Mekanik 203/Arya Kamuning , di bawah Brigif 1/PIK, Kodam Jaya.

Pada 2016, AHY diundang oleh Partai Demokrat, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Otorisasi Nasional (PAN) untuk menjadi calon Gubernur DKI Jakarta. Sejak saat itu, ia aktif dalam kegiatan politik Partai Demokrat dan diangkat menjadi Panglima Komando Misi Gabungan (Kogasma) untuk memenangkan Pileg tahun 2019 dengan target 5% hingga 10%. AHY terpilih sebagai ketua umum Partai Demokrat.Pengumuman Kongres Kelima Partai Demokrat yang dilaksanakan di Jakarta Convention Center disahkan pada tanggal 15 Maret 2020 secara aklamasi selama tahun 2020-2025. AHY menikah dengan Annisa Larasati Pohan pada tahun 2005 dan memiliki seorang putri bernama Almira Tunggadewi Yudhoyono.

Baca Juga : Pink Floyd Memiliki Cerita Konser Terbesarnya

Kehidupan awal

AHY lahir di Bandung pada 10 Agustus 1978. Ia merupakan putra tertua dari Jenderal TNI Susilo Bambang Yudhoyono dan Kristiani Herrawati (juga dikenal sebagai Ani Yudhoyono), presiden keenam Republik Indonesia. AHY memiliki seorang adik laki-laki Edhie Baskoro Yudhoyono yang lahir pada tahun 1980. AHY juga merupakan cucu dari Letnan Jenderal. TNI (purnawirawan) Sarwo Edhie Wibowo (1925-1989), ayah dari ibunya Ani Yudhoyono.

Di masa kecilnya, AHY berkesempatan untuk berkembang dan berkembang di berbagai bidang, mulai dari Bandung, Timor Leste, Jakarta, dan Amerika Serikat setelah ayahnya melakukan perjalanan dan pendidikan perwira TNI.

AHY menempuh pendidikan di Timor Leste saat ayahnya menjalankan misi militer di Timor Leste. Dari tahun 1984 hingga 1988, AHY mengenyam pendidikan dasar di Sekolah Dasar Kuntum Wijaya Kusuma di Pasar Rebo, Jakarta Timur. Dari 1988 hingga 1991, AHY mengikuti ayahnya untuk melanjutkan studinya di Amerika Serikat, bersekolah di David J. Brewer School di Leavenworth, Kansas. Di sana, ia juga meraih banyak prestasi, di antaranya memenangkan lomba ejaan dan menerima penghargaan dari Presiden AS George W. Bush.

Tags